HomeData Center

Menikmati Teknologi Server Besutan Supermicro

Apa itu Softaculous?
Modular Data Center Baru Dari Dell
Yahoo Resmikan Data Center Baru di New York

Hampir lima tahun ini saya semakin sering menggunakan teknologi server yang diproduksi oleh SuperMicro Computer mulai tipe terendah hingga menengah atas. Saya yang pada awal mengenal sejumlah server sederhana (alias PC) hingga server branded internasional, saya nyaman dengan teknologi supermicro adalah kemudahan untuk melakukan customisasi terhadap server Supermicro yang saya kenal sejak tahun 2010. Saya dapat melakukan customisasi tanpa harus terikat aturan yang ketat dari pabrikan, terutama untuk perangkat seperti memory dan storage (tapi perlu diingat kompatibilitas perangkat tetap perlu diperhatikan).

Karena kelebihan itu saya cukup jatuh cinta dengan server besutan Supermicro ini, bahkan untuk mendukung kebutuhan saya melakukan ujicoba dengan sejumlah sistem operasi open source seperti fedora, centos versi 5-7, debian dan ubuntu versi 11-16. Termasuk untuk virtualisasi yang jadi kegemaran saya, server supermicro yang saya miliki seri dengan prosessor E3-1230 v2 dengan memory 16GB HD 1TB saya hajar menggunakan XEN-PV (XEN-Paravirtualization) hingga dengan 8 virtualisasi (memory 1-2GB dan CPU 4 core tiap virtual server). Sungguh penyiksaan yang luar biasa untuk tipe server pada entry level, namun hingga saat ini server tersebut masih berjalan meski tinggal 4 Virtualisasi.

Sekarang saya dimanja oleh teknologi Super Server dari Supermicro tipe Twin Server, server ini saya hajar dengan gaya bonek gunakan sistem operasi Centos 7 dengan virtualisasi XEN-HVM dan KVM. Konsep Twin Super Server ini adalah menyatukan beberapa server dalam satu box server dengan kemampuan server sama pada setiap Node (istilah tiap server di dalam Twin Server adalah NODE). Karena sudah biasa dengan karakter server Supermicro, saya tidak terlalu memperhatikan sisi infrastruktur server. Kali ini kekaguman saya adalah pada teknologi power supply yang konsumsi low level padahal tertulis 4400 watt tapi sampai hari ini belum pernah mencapai konstata tersebut (Green Technology). Padahal pada Super Server Twin ini yang terdiri 4 Node yang pada tiap node terdapat Virtual Server menggunakan XEN-HVM. Dimana salah satu node terdapat VM dengan pengunjung 6000/jam yang melakukan proses read write secara bersamaan. Disinilah uji nyali dan kenekadan saya terhadap server ini. Server yang saya gunakan adalah Supermicro seri SuperServer 2028TP-HC1TR dengan spesifikasi Prosessor E5-2620V4, Memory 128GB dan Harddisk 6TB (Raid 5) pada setiap Node.

https://wiki.xen.org/wiki/Paravirtualization_(PV)
https://wiki.xenproject.org/wiki/Understanding_the_Virtualization_Spectrum
https://wiki.xen.org/wiki/PV_on_HVM
https://www.supermicro.com/products/system/2U/2028/SYS-2028TP-HC1TR.cfm

[Copy]